Postingan

Your Place or Mine

Kemarin aku nge-netflix setelah agak lama nggak nonton film hollywood di aplikasi itu. Asyiknya, aku ketemu film yang kusukai. Film ringan yang menghibur. Film yang dibintangi Reese Withersppon dan Aston Kuther itu berjudul Your Place or Mine. Btw, aku senang ngeliat si Reese ini sejak nonton aktingnya di film Legally Blonde. Tema Your Place or Mine sederhana saja. Dua sahabat lama yang ternyata diam-diam saling mencintai. Reese berperan sebagai Debbie dan Aston menokohkan Peter. Nah, si Debbie udah punya anak berusia 13 tahun, namanya Jack. Debbie berencana ke Manhattan tempatnya si Peter untuk ambil kursus keuangan singkat. So, Debbie khawatir sekali meninggalkan Jack. Peter malah bilang, ini justru momen yang bisa dimanfaatkan Jack untuk bersenang-senang. Peter mengatakan bahwa dia tau ada helicopter parenting, snowplow parenting, dan yang Debbie pake adalah saranwrap parenting (pengasuhan bungkus plastik) karena Debbie membungkus Jack dengan ketat sampe nyaris mencekiknya. Ternyata...

How To Win Friends & Influence People

Gambar
Bab 1 Bagaimana Buku ini Ditulis dan Mengapa 1. Penghasilan tertinggi bukan diperoleh oleh orang yang memiliki keterampilan teknis, tetapi oleh mereka yang memiliki nilai tambah keterampilan menyampaikan gagasan, kepemimpinan dan memotivasi orang lain (public speaking). 2. John D. Rockeffeler berkata bahwa kemampuan menghadapi orang adalah komoditas terlaris dan saya mau membayar mahal untuk kemampuan seperti itu. 3. Survei Universitas of Chicago dan United Y.M.C.A Schools mengungkapkan bahwa minat orang dewasa yang utama adalah bidang kesehatan, diikuti dengan minat cara mengerti dan bergaul dengan orang lain. Bab 2 Sembilan Saran agar Anda Mendapatkan Manfaat yang Sebesar-Besarnya dari Buku ini 1. Harus memiliki hasrat yang mendalam dan bergerak untuk belajar dan teguh untuk meningkatkan kemampuan menghadapi orang. 2. Baca buku secara berurutan kecuali anda membaca hanya sebagai hiburan. 3. Sering-sering berhenti membaca dan merefleksikan cara penerapannya. 4. Tandai setiap saran yan...

Bagaimana Remaja Laki-Laki Merasa Dicintai Oleh Ibunya

Diterjemahkan dari dari https://momsoftweensandteens.com/10-things-need-know-love-teen-son-well/ ๐Ÿงก Anak laki-laki juga punya perasaan. Mereka tidak mengungkapkan perasaannya seperti yang dilakukan oleh anak perempuan. Padahal, laki-laki bisa sama sensitifnya dengan perempuan. Mereka hanya tidak mahir menunjukkannya ketika harus mengungkapkan kesedihan dan perasaan yang lebih rentan. Sedangkan kita seringkali mengatakan,” Jangan nangis! Anak laki-laki nggak boleh cengeng. Harus kuat!” Hmmm… apakah tidak menangis berarti orang yang kuat? ๐Ÿ’› Anak laki-laki membutuhkan Ibunya dengan cara yang berbeda. Anak remaja laki-laki mungkin akan mulai menutup diri, tapi bukan berarti dia tidak lagi membutuhkan orangtuanya. Itu hanyalah proses perkembangan yang harus dia lalui. Proses memasuki remaja yang mengalami perubahan secara fisik dan perkembangan cara berpikir. Kita masih ingin memanjakan atau berpelukan dengannya, tapi pen...

The Psykology of Money

Gambar
Buku The Psychology of Money adalah sebuah buku yang dituliskan oleh Morgan Housel. Buku ini memiliki tujuan untuk pelajaran abadi mengenai kekayaan, ketamakan, dan kebahagiaan. Untuk memudahkan kita membaca buku ini, penjelasan dari setiap bab akan dicontohkan oleh orang-orang terkenal. Seperti salah satu bab yang terdapat di buku ini yaitu penggunaan waktu. Pada bab ini Warren Buffetlah yang di contohkan. Waktu sangatlah penting. Kita dapat mengambil contoh dari Buffet yang sudah mencoba menggelola atau menambah uang sejak usia 12 tahun. Itu adalah sesuatu kelebihan yang terdapat pada dirinya. Mungkin jika dia tidak mencoba memulai investasi sejak kecil, maka kesuksesannya tidak akan sampai di titik seperti saat ini. Begitu juga dengan orang lain. Pasti ada orang yang dapat jauh lebih kaya dibandingkan dengan Buffet. Namun orang-orang tersebut tidak memanfaatkan waktunya dengan baik. Dan akhirnya tidak dapat meraih kesuksesan Buffet bahkan jauh di bawah Buffet. Selain itu di buku i...

Sabari

  Membaca novel “Ayah” karya Andrea Hirata membuatku berucap,”wow, bisa ya karakter tokohnya melekat banget di pikiranku. Haduh, kapan aku bisa melahirkan tokoh dengan karakter yang sangat kuat hingga terus melekat di sanubari penikmatnya?” Sabari, tokoh dalam novel itu digambarkan sebagai pemuda yang bertampang jauh dari elok tapi banjir cinta tak lekang waktu kepada Marlena. Sabari juga digambarkan sebagai pemuda yang ulet dan tanggung, pantang menyerah untuk mendapatkan secuil perhatian dari Marlena. Berbagai cara dan upaya dilakukannya agar dapat dilirik oleh Marlena, tak mengapa walau dengan sebelah mata. Berbagai prestasi diraih dalam banyak bidang, misal, olah raga, puisi sebagai cara menarik perhatian Marlena. Banyak surat cinta dan hadiah yang dititipkan untuk Marlena. Sayang, sedikitpun dari usaha itu tidak memberi hasil diatas nol. Kesempatan hanya datang ketika Marlena berbadan dua tanpa menikah. Sabari rela menjadi tumbal untuk menjadi suami Marlena. Bagi orang l...

Terus Berdiri

Panas berseru-seru Membakar raga tanpa tanya Mengutus seribu dahaga Bersetubuh dengan peluh Angin membelai lembut Mengundang kantuk bertamu Membius mata menutup haru Duh, ingin kutergeletak tanpa ragu Hujan menari-nari Bersama angin ia bernyanyi Mungkin mereka kolusi Meninabobokkan sang matahari Tapi aku harus tidak peduli Panas, angin, hujan, mimpi Aku berjuang terus mencari Kumpulan receh membeli nasi Harus terus berdiri Pada pilar kemiskinan negeri #puisi

Sri Rejeki

Aglonema adalah nama latinku. Kebanyakan orang memanggilku Sri Rejeki. Mereka percaya kalau aku bisa membawa rejeki. Aku termasuk tanaman hias mahal. Corak daun yang indah menjadi keunggulanku. Aku digelari ratu diantara tanaman hias. Aku bangga menjadi keluarga tanaman Sri Rejeki. Aku hidup senang dan bahagia. Aku dirawat anak cantik bernama Lioni. Dia menanam aku di pot keramik berwarna pink. Potku diletakkan di kamar, di samping meja belajarnya. Lioni tidak pernah bosan menatapku dan mengajakku mengobrol. Dia rajin   menyiramiku. Daun-daunku selalu segar. “Kamu tanaman hias yang cantik.” Pujian itu sering kudengar dari Lioni. Setiap Sabtu pagi, Lioni meletakkanku di teras bersama tanaman lainnya. “Kamu berjemur sebentar, ya. Kamu harus menikmati sinar matahari. Jangan khawatir, nanti kamu aku bawa lagi ke kamar,” kata Lioni saat meletakkan aku. Aku sangat menikmati waktu berjemur. Daun-daunku bergoyang ditiup angin sepoi-sepoi. Aku bisa memamerkan kecantikan dan kean...